SISTEM OPERASI DAN
SISTEM OPERASI JARINGAN
1.
SISTEM OPERASI
Sistem operasi (operating system)
adalah perangkat lunak sistem yang
mengatur sumber daya dari perangkat keras dan perangkat lunak, serta sebagai jurik (daemon) untuk program komputer. Tanpa sistem operasi, pengguna tidak dapat menjalankan
program aplikasi pada komputer mereka, kecuali program booting.
Contoh sistem operasi modern
adalah Linux, Android, iOS, Mac OS X, dan Microsoft
Windows.
2.SISTEM OPERASI JARINGAN
Sistem
operasi jaringan (network
operating system) adalah sebuah jenis sistem operasi yang ditujukan untuk menangani jaringan. Umumnya, sistem operasi ini terdiri atas banyak layanan
atau service yang ditujukan untuk melayani pengguna, seperti layanan berbagi berkas, layanan berbagi alat pencetak
(printer), DNS Service, HTTP Service, dan lain sebagainya. Istilah ini populer
pada akhir dekade 1980-an hingga awal dekade 1990-an.
3.DEBIAN SERVER
Debian adalah sistem operasi bebas yang
dikembangkan secara terbuka oleh banyak programer sukarela (pengembang Debian)
yang tergabung dalam Proyek Debian. Sistem operasi Debian adalah gabungan dari
perangkat lunak yang dikembangkan dengan lisensi GNU, dan utamanya menggunakan
kernel Linux, sehingga populer dengan nama Debian GNU/Linux. Sistem operasi Debian yang menggunakan kernel Linux merupakan
salah satu distro Linux yang populer dengan kestabilannya. Dengan
memperhitungkan distro berbasis Debian, seperti Ubuntu, Xubuntu, Knoppix, Mint,
dan sebagainya, maka Debian merupakan distro Linux yang paling banyak digunakan
di dunia.

Kelebihan
|
kekurangan
|
|
|
|
·
Para pengebang tidak
mengenal istilah “dead line”
|
|
|
|
Sangat sulit memasukkan software versi terbaru kedalam
distronya
|
|
|
|
|
4.GNU
Proyek GNU telah
mengembangkan sebuah sistem perangkat lunak bebas lengkap yaitu GNU (GNU's
Not Unix, GNU bukan Unix) yang kompatibel dengan Unix. Richard Stallman menulis dokumen pertama dari proyek ini yaitu Manifesto GNU (31k
huruf), yang telah
diterjemahkan ke berbagai bahasa lain. Pengumuman pertama perihal proyek ini
ditulis pada tahun 1983. Kata "bebas" di atas menyangkut
pengertian kebebasan, dan bukan bebas tidak membayar. Anda mungkin
perlu atau pun tidak perlu membayar, untuk mendapatkan perangkat lunak GNU.
Dengan cara yang mana pun, setelah memiliki perangkat lunak tersebut, anda
mendapatkan tiga jenis "kebebasan" dalam menggunakannya.

5.GUI & CLI
Interface atau dalam istilah Indonesianya Antar Muka
dapat diartikan sebagai sebuah titik, wilayah, atau permukaan di mana dua zat
atau benda berbeda bertemu; dia juga digunakan secara metafora untuk perbatasan
antara benda.
1*GUI (Graphical User
Interface),
adalah
antarmuka pada sistem operasi atau komputer yang menggunakan menu grafis agar
mempermudah para pengguna-nya untuk berinteraksi dengan komputer atau sistem
operasi. Jadi, GUI merupakan
antarmuka pada sistem operasi komputer yang menggunakan menu grafis.
2*CLI (Command Line Interface),
adalah antarmuka pada
sistem operasi atau komputer yang menggunakan menu baris perintah atau text
atau ketikkan dari keyboard untuk berinteraksi denga sistem operasi atau
komputer tersebut.
WEB SERVER
Web server adalah sebuah aplikasi server yang melayani
permintaan HTTP atau HTTPS dari browser dan mengirimkannya kembali dalam bentuk
halaman-halaman web. Halaman-halaman web yang dikirim oleh web server biasanya
berupa file-file HTML dan CSS yang nantinya akan diparsing atau ditata oleh
browser sehingga menjadi halaman-halaman web yang bagus dan mudah dibaca.Tujuan
Makalah
ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dasar mengenai definisi, cara kerja
WEB SERVER, konfigurasi WEB SERVER, kelebihan dan kekurangan WEB SERVER serta
implementasi WEB SERVER sebagai pembelajaran.
Perumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang, maka penulis
membatasi dan merumuskan masalah sebagai berikut :
1) Apakah definisi WEB SERVER
2) Kapan Sejarah WEB SERVER
3) Bagaimana Struktur WEB SERVER
4) Apakah Fungsi, kelebihan dan
kekurangan WEB SERVER
5) Bagaimana Cara kerja WEB SERVER
Macam – macam Web Server diantanya:
- Apache
- Web Server Litespeed
- Web Server Nginx
- Web Server IIS
Fungsi Web Server
Fungsi utama
dari web server adalah menempatkan situs web, selain situs web, web server
dapat pula digunakan untuk peyimpanan data ataupun untuk menjalankan sejumlah
aplikasi. Web server berfungsi untuk mentransfer berkas melalui protokol
komunikasi yang telah ditentukan atas permintaan pengguna. Berkas yang
ditransfer dapat berupa teks, gambar, video, dan lainnya yang merupakan elemen
sebuah halaman web.
Web server juga
memiliki beberapa fitur lain, seperti:
1.
Virtual Hosting
2. Bandwidth
Throtting
Cara Kerja Web Server
Cara kerja dari web server apabial membuka
sebuah halaman website, yang biasanya berupa URL
http://www.wikipedia.org/home.htm. Kita akan mengetikkan URL tersebut di
peramban atau browser kemudian menekan tombol enter,
tanpa kita ketahui proses yang terjadi di belakang layar atau di dalam
browser itu sendiri, maka akan muncullah halaman website di layar monitor
komputerkita. Proses yang akan terjadi pada browser adalah browser akan
membentuk koneksi dengan web server, meminta halaman website dan menerimanya.
Web server kemudian mengecek permintaan tersebut apakah tersedia atau tidak.
Apabila tersedia, maka web server akan
mengirimkan data kepada browser. Apabila permintaan tidak
ditemukan atau terjadi error maka web server akan mengirimkan pesan error
kepada browser. Pembentukan koneksi, permintaan data,
penerimaan data dari browser ke web server diatur dalam sebuah
kode RFC2616. RFC2616
mencantumkan status web server dalam bentuk kombinasi tiga angka yang memiliki
arti berbeda-beda. Status ini muncul di peramban saat kita mengakses web server
tertentu. Status-status dari web server tersebut adalah :
100 : Continue
101 : Switching protocols
200 : OK
201 : Created
202 : Accepted
203 : Non-authoritative information
204 : No Content
205 : Reset Content
206 : Partial Content
300 : Multiple choices
301 : Moved permanently
302 : Found
303 : See other
304 : Not modified
305 : Use proxy
307 : temporary redirect
400 : Bad request
401 : Unauthorized
402 : Payment required
403 : Forbidden
404 : Not found
405 : Method not allowed
406 : Not acceptable
Adapun
Kelebihan Dan Kekurangan dari Web Server
Kelebihan Web Server
·
Open Source
·
Proses instalasinya mudah
·
Mudah untuk dikustomisasi (Apache hanya punya 4 file konfigurasi)
ataupun menambah
·
peripheral dalam web servernya
· Bisa digunakan di berbagai platform
mesin dari mainframe sampai embedded system Ada
komunitas yang besar sehingga mudah mencari solusinya jika
·
Server Apache otomatis berkomunikasi
dengan clientnya untuk mendapatkan tampilan web
terbaik
terbaik
· Keamananditemukan
masalah
Mudah dicari di internet.
Mudah dicari di internet.
Kekurangan Web Server
·
Mudah diserang oleh DoS (pada Apache versi 1.3 dan versi 2 sampai versi
2.0.36)
·
Apache tidak memproses karakter kutip dalam string Referrer dan
User-Agent yang
·
dikirimkan oleh Client. Ini berarti Client dapat memformulasi inputnya
secara hati-hati untuk
· merusak format baris log akses